Sabtu, 03 Maret 2012

Hadiah Uang Dalam Bungkus Kacang Gegerkan Warga

Indramayu-SINAR PAGI Hebonya masyarakat dalam memburu produk kacang dari salah satu produsen kacang di Indonesia terus terjadi di beberapa Kecamatan di Kabupaten Indramayu Jawa Barat. Produk kacang bermerek Dua Kelinci terus diburu karena tersebar khabar adanya pembeli yang mendapatkan hadiah uang tunai dari dalam kemasan berupa uang jutaan rupiah. Salah satu anak yang bernama Nur Sailah (3) binti Sinta (alm) yang kini duduk di TK Pertiwi Kecamatan Anjatan Kabupaten Indramayu, mendadak merasa gembira karena mendapatkan uang Rp.900.000 dari dalam kacang dua kelinci tersebut, uang tersebut tentu dapat membantu kebutuhan sehari-hari Nur Sailah yang kini diasuh oleh saudara almarhumah ibunya. Begitu pula yang dialami Encip bin Caswari dari Desa Bugel Kecamatan Patrol Kabupaten Indramayu, yang mengaku mendapatkan uang ratusan rupiah dari dalam kacang dua kelinci yang jumlahnya mencapai 1 juta rupiah, sontak kejadian tersebut membuat warga lain tergiur dan langsung memburu produk kacang dua kelinci dengan harapan mendapatkan uang seperti yang dialami Nur sailah dan Encip. Benar saja dari gebyar hadiah langsung kacang dua kelinci warga mendapatkan hadiah uang langsung yang bervariasi dari nominal Rp.1.000 sampai Rp.100.000. Anak kecil yang berumur 2 tahunpun tergiur dengan hadiah uang tersebut, mereka merengek kepada orang tuanya untuk membeli kacang dua kelinci yang akhirnya dibelikan 1 renteng dengan harga Rp.9.000, alhasil mendapatkan uang dari dalam produk tersebut dengan variasi nominal uang yang dijumlahkan keseluruhannya dengan total Rp.24.000. Rasa senang anak tersebut dan membagikan kacang kepada kakak-kakaknya, dengan memegang uang dan langsung membeli 1 ball kacang dua kelinci di grosir Pasar Patrol dengan harapan mendapatkan hadiah uang tunai yang lebih banyak lagi. Pantauan kami berlanjut ke titik kerumunan masyarakat diantaranya pos kamling, benar saja kacang Dua Kelinci kini menjadi buah bibir masyarakat pada umumnya, salah satu pemilik warung di Blok Kongsi desa Sukahaji Kacamatan Patrol Kabupaten Indramayu Ibu Nopi mengatakan "dengan adanya bukti yang mendapatkan uang tunai Rp.1 juta kacang Dua Kelinci laris manis dibeli dari kalangan ana-anak hingga orang lansia, stock besar di Pasar Patrol pun kini habis terjual karena banyak diburu pedagang-pedagang warung hingga konsumen yang membeli langsung,"ujarnya Ibu Nopi. Beberapa kalangan masyarakat menilai, hadiah langsung dari produsen kacang, jangan sampai membuat masyarakat lupa diri dan terus berburu makanan dengan harapan mendapatkan hadiah, karena hal itu dapat merusak psikologis masyarakat. "orang menjadi lupa diri dan terus dipacu membeli produk kacang itu dengan jumlah besar, padahal yang namanya hadiah pasti ada batasnya dan tidak semua kemasan kacang berisi hadiah, karenanya masyarakat harus waspada dan jangan tergiur membeli makanan di luar batas kewajaran, " Pungkas sumber yang enggan disebutkan namanya. *dedy candra

Tidak ada komentar:

Posting Komentar